✦ FortuneLeaf

Hidup & Keberuntungan

Mengapa kita mencari peruntungan di Tahun Baru — kebiasaan keberuntungan Tahun Baru di dunia

Ketika satu tahun memudar dan tahun baru menjelang, bahkan mereka yang biasanya acuh pada peruntungan merasa hatinya diam-diam condong ke “bagaimana tahun ini?” Sehelai halaman kalender baru yang kosong membangkitkan, lebih dari apa pun, keinginan untuk tahu apa yang ada di depan. Anehnya, budaya di seluruh dunia masing-masing punya kebiasaan yang hangat untuk menyambut tahun baru dengan peruntungan dan keberuntungan.

Mari menjelajah sebentar tahun baru dunia. Di Asia Timur, orang membaca peruntungan tahun, menebak tahun lewat mimpi pertama tahun baru, dan menghargai tamu pertama tahun itu. Di Barat, orang menulis resolusi tahun baru, dan Skotlandia punya “first-footing,” kebiasaan bahwa tamu pertama tahun itu membawa keberuntungan lewat pintu. Di Spanyol, orang makan dua belas anggur mengikuti dentang tengah malam, satu untuk tiap dari dua belas bulan; di Italia, mereka makan lentil untuk mengharapkan kelimpahan. Membunyikan lonceng, dan membersihkan rumah untuk menyapu debu dan energi tahun lama, juga lazim di banyak tempat. Bentuknya berbeda, tetapi hati untuk “melintasi ambang dengan harapan” sama di mana-mana.

Lalu mengapa tahun baru, dari sekian saat, begitu menarik kita ke peruntungan? Ada serat hati yang bisa kamu sebut “efek awal yang baru.” Satu tanggal yang bersih memberi kita alasan untuk meletakkan yang lampau dan mengumpulkan kembali tekad. Dan ritual tahun baru membalut harapan yang samar dengan bentuk yang jelas dan menautkan kita, keluarga dan tetangga sama saja, dalam satu tempat. Tekad yang akan tetap kabur bila dipegang sendiri menjadi jauh lebih teguh di dalam kebiasaan yang dijalani bersama.

Ada yang perlu dikatakan dengan jujur di sini. Kebiasaan-kebiasaan ini tidak menetapkan tahun seperti mesin. Dua belas anggur tidak menjamin peruntungan dua belas bulan. Hadiah sejatinya terletak pada “perenungan, tekad, dan kebersamaan” yang diciptakan kebiasaan itu. Resolusi tahun baru pun bekerja bukan dengan sihir, melainkan karena ia mengumpulkan pikiran ke satu tempat. Ritualnya berbeda dari budaya ke budaya, tetapi keinginan manusia — “memulai dengan baik” — sama di mana-mana.

Maka, apa pun kebiasaan tahun baru yang kamu pegang, jadikanlah ia satu jeda untuk menetapkan niat yang baik bagi tahun itu. Dipegang dengan semangat itu, peruntungan tahun pun menjadi bukan pengumuman masa depan yang baku, melainkan cermin yang menerangi awal yang baru. Seperti biasa di FortuneLeaf, ini disajikan bukan sebagai nasib yang baku, melainkan sebagai satu kesenangan kecil untuk membuka tahun dengan lembut.

Buka aplikasi FortuneLeaf →

Konten ini untuk hiburan dan refleksi diri berdasarkan tradisi dan simbolisme, bukan fakta ilmiah.